|
Enterteinment
Monday, 29 December 2008 | Esha Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan Bagong.Meski Semar adalah penjelmaan Batara Ismoyo yang dalam strata kayangan Jonggring Salaka... |
Terbaru
|
Dari balik jendela.....
Sunday, 10 February 2008 | Esha Manusia diturunkan ke bumi dalam keadaan telanjang.Tentunya Tuhan tidak serta merta menurunkan manusia ke muka bumi dan langsung menguasai teknologi pembuatan pakaian.Seperti juga yang dialami... |
Terpopuler
|
Dari balik jendela.....
Saturday, 06 December 2008 | Esha Memasuki akhir tahun,kondisi Mbah Kakung saya nampak segar bugar.Sebagai pemimpin nDalem Kartotinayan,tempat dimana Mbah Kakung memegang kekuasaan tertinggi,Mbah Kakung telah melaksanakan roda... |
Dari balik jendela
|
Sekitar kita.............
Thursday, 25 December 2008 | Esha Di negara kita,tumbuh subur pemeo yang menyebutkan "mencari rejeki haram saja susah apalagi mencari yang halal".Dan dalam urusan mencari rejeki haram tadi di negara kita berkembang... |
Sekitar Kita
Cari Kerja
Internet
Komputer & Internet
Ramalan Cuaca
sumber: bmg.go.id
Sepakbola
Roy Keane.....pertarungan itu telah berakhir....
05:29
Roy Keane dikenang orang sebagai sosok pemain bola yang temperamental.Sejarah takkan pernah...
05:29
Hiburan
Budi Anduk......pria paling menghibur 2008.....
09:48
Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan...
09:48
Mon
10
Nov
2008
Pendatang haram,demikanlah sebutan pemda DKI dan pemda-pemda disekitarnya terhadap para pendatang yang tidak diharapkan kedatangannya.Maksud dari kata tidak diharapkan adalah para pendatang yang kedatangannya di metropolitan ini membawa masalah bagi pemerintah daerah.Maka meskipun Inul Daratista juga berasal dari kampung terpencil di Sidoarjo sana,pemerintah daerah tidak melihatnya sebagai pendatang haram.Satpol PP juga tidak perlu repot-repot melakukan operasi Yustisi untuk memeriksa apakah Inul memegang KTP DKI Jakarta atau tidak.Yang jelas kehadiran Inul di Jakarta ini dianggap tidak membawa masalah,melainkan membawa manfaat dengan banyak berdirinya ruang karaoke "Inul Vizta" yang memasok pajak pendapatan bagi daerah dan menyediakan lowongan kerja.
Yang dianggap pendatang haram adalah orang-orang yang terpinggirkan dan dipinggirkan dalam masyarakat.Mereka biasanya adalah kebanyakan masyarakat yang berbondong-bondong datang di Jakarta dengan ketrampilan seadanya.Maka pedagang asongan,para pencari kerja yang tak lelah keluar masuk kawasan industri,pengamen,pemulung yang gemar mengkapling-kapling lahan kosong dan segenap pendatang yang berpotensi membawa keruwetan bagi pemerintah daerah.Meski yang menggerakkan roda pemerintahan Jakarta sebagian besar adalah orang pendatang atau lahir dari rahim para pendatang,toh tak bosan-bosannya semboyan "Jangan datang ke Jakarta" dikampanyekan.Jakarta,meskipun merupakan bagian Indonesia tak ubahnya seperti negara Malaysia dalam memperlakukan para pendatang dari negara kita.
Entah saya pendatang haram atau bukan,yang jelas begitu saya menginjakkan kaki di Tangerang yang panas ini,saya berhasil mendapatkan KTP.Tidak seperti di Jakarta yang konon pembuatan KTP adalah hal yang sulit,di Tangerang hal itu belum pernah saya alami.Dalam artian permohonan pembuatan KTP saya dilayani dengan baik tanpa adanya kesulitan.Toh memang banyak pihak yang mau membantu dalam hal ini. Belakangan,KTP saya cukup menarik perhatian resepsionis gedung,ketika saya bertamu ke perusahaan lain.Bukan karena wajah saya yang menawan,namun KTP yang saya gunakan sudah kadaluwarsa.Sejak Pebruari tahun ini,KTP saya memang sudah berakhir masa berlakunya.Dan itu cukup membuat saya bermurah hati dengan mengucapkan kata "maaf" setiap kali resepsionis gedung atau pihak keamanan gedung mengingatkan tentang hal itu.Maklum saja,sejak KTP diseragamkan memang kita mesti meluangkan waktu khusus untuk memperpanjang.Dan biasanya memang selalu tersedia alasan untuk tidak segera mengurus perpanjangan KTP ini. Sudah 3 bulan ini urusan perpanjangan KTP saya tidak berkesudahan.Ketika saya tanyakan ke petugas kelurahan,sang petugas hanya menjawab singkat,"Blangko KTP habis". "Masa blangko KTP bisa habis?",tanya saya "Ya bisalah...belum ada pembagian lagi dari pusat". Dan pikiran seolah terpola bahawa dalam kondisi seperti ini saya dalam posisi dipersulit.Ketika saya bisikkan sesuatu,si petugas berkata",Bukan begitu,bukan saya ingin mempersulit,tetapi memang stok blangko KTP itu kosong". "Ooooo...",saya hanya terbengong dan tak lagi memperpanjang perdebatan. Rupanya banyak orang yang tergoda untuk berKTP Tangerang,saya tinggal di wilayah Kabupaten bukan Kotamadya.Saya tidak tahu apakah memang di wilayah lain begitu sulitkah pengurusan KTP tadi?.Yang jelas permintaan pembuatan KTP untuk Kabupaten Tangerang memang meningkat tajam.Cerita ini saya dapat dari seseorang yang konon punya teman di Pemda kabupaten Tangerang.Selain meningkatnya pembangunan komplek perumahan baru di wilayah ini,meningkatnya permintaan pembuatan KTP juga dipacu oleh mudahnya pembuatan KTP di wilayah ini.Masih kata sumber yang mungkin belum bisa dipercaya validitasnya ini,konon banyak warga luar Tangerang yang melakukan pembuatan KTP di Tangerang. Yang jelas kondisi ini merepotkan,ketika saya pergi kemana-mana mesti membawa lembaran foto kopi KTP.Apalagi belakangan ini banyak sekali razia baik razia kependudukan maupun dari kepolisian yang mau tidak mau KTP adalah sesuatu hal mesti selalu dibawa.Belum lagi urusan-urusan lain yang memerlukan kehadiran KTP.Beruntung di Kabupaten Tangerang tak banyak razia kependudukan.Bisa dibayangkan kalau sampai terseret ke dalam urusan razia kependudukan.Waktu yang terbuang dan status kependudukan yang dipertanyakan tentu bukan sebuah hal yang mengenakkan.Untuk Pak Rano Karno dan Pak Haji Ismet,mohon blangko KTP diperbanyak lagi agar makin banyak orang yang berKTP dan punya legalitas untuk tidak disebut pendatang haram.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Prev | Next > |
|---|
Nasional
Pemimpin Communicator........
20:58
Mbah Kakung saya mempunyai resep sendiri untuk calon pemimpin mendatang.Di Minggu yang terik,yang...
20:58
Kabar Dunia
Wajah sedap Barack Obama.......
09:38
Siapa yang masih percaya bahwa tampilan kecantikan dan ketampanan seseorang di hubungkan dengan...
09:38
Gambar Pilihan
Berlangganan
Author
belum sempat kutebus cahaya, redup itu belah dari cermin.berderai menjadi lanskap malang.gurun pasir-pasir tersangai.matahari tua ke arah barat. bergelimun tanpa bayang-bayang.“aku akan pulang!" kudengar suaramu perih seperti letusan tengah malam.tapi yang kugambar kemudian, adalah sebuah kereta yang tak lagi pernah kembali.aku tak ingin melukis wajahmu yang termangu di jendelanya.pohon-pohon tertinggal.karib desah desau sunyi.rambutmu memang belum selesai kuhitung.baru sebahu gerai. atau sebatas malam terlanjur cepat.tapi langit-langitku terperangkap cermin pecah, dan seekor kunang-kunang menyiang sepi sendiri.ke sana, ke negeri yang bergelombang, “aku akan pulang!" katamu tak tertegah.tiba-tiba kubayangkan sebuah perang yang angkuh telah menunggumu.(kutipan sajak Iyut Fitra dalam "Kunang-kunang dan gambar sebuah kereta")
Syndicate
Who's Online






![]() | Today | 101 |
![]() | Yesterday | 224 |
![]() | This week | 325 |
![]() | This month | 1346 |
![]() | All | 37724 |




Pendatang haram,demikanlah sebutan pemda DKI dan pemda-pemda disekitarnya terhadap para pendatang yang tidak diharapkan kedatangannya.Maksud dari kata tidak diharapkan adalah para pendatang yang kedatangannya di metropolitan ini membawa masalah bagi pemerintah daerah.Maka meskipun Inul Daratista juga berasal dari kampung terpencil di Sidoarjo sana,pemerintah daerah tidak melihatnya sebagai pendatang haram.Satpol PP juga tidak perlu repot-repot melakukan operasi Yustisi untuk memeriksa apakah Inul memegang KTP DKI Jakarta atau tidak.Yang jelas kehadiran Inul di Jakarta ini dianggap tidak membawa masalah,melainkan membawa manfaat dengan banyak berdirinya ruang karaoke "Inul Vizta" yang memasok pajak pendapatan bagi daerah dan menyediakan lowongan kerja.









