Written by Esha Published in: Kabar Dunia, Kabar Dunia Comment Comments 0 print Print email Email
ImageTiba-tiba saya ingin tahu banyak tentang Carla Bruni,40 tahun,wanita eksotis yang menikah dengan Presiden Perancis Nikolas Sarkozy pada Februari 2008.Sebuah tulisan di Vanity Fair menjadi pemicunya.Sebuah kata kunci di Google menuntun saya menelusuri Carla Bruni dan menemukan link-link yang mempertontonkan segala seluk beluk dan perilaku masa lalunya.Sejarah telah terbentuk ketika Nikolas Sarkozy yang menceraikan istrinya pada Oktober 2007,menikahi Carla Bruni yang merupakan seorang selebritis.Carla Bruni adalah kemolekan.Kemolekan jugalah yang membuat Carla Bruni mampu berada di lingkaran pergaulan pria-pria ternama.Carla Bruni adalah sisi lain dari kecantikan  seorang wanita yang mampu lebur dalam diri menjadi daya yang menghipnotis  laki-laki.

Nicolas Sarkozy jelas bukan orang Jawa yang menganut bobot,bibit dan bebet untuk urusan pernikahan.Maka bukan menjadi persoalan baginya meski Carla Bruni adalah seorang mantan model dengan pergaulan yang diselaminya.Tak juga dipersoalkan meski Carla Bruni pernah berpose telanjang di tahun 1993-setelah menjadi istri Presiden Sarkozy,foto telanjang Carla Bruni terjual $ 91.000 di Balai lelang Christie.Tak mesti juga mempermasalahkan masa lalu,meski di internet kabar bahwa Carla Bruni memang gemar berseliweran di kehidupan pria-pria ternama bukanlah cerita usang.Mick Jagger,Eric Clapton dan milyarder Donald Trump adalah nama-nama yang mudah disebut sebagai laki-laki yang pernah menjadi persinggahan Carla Bruni.

Ukuran kepantasan perilaku dan penampilan seorang Ibu Negara menjadi bergeser di dalam diri Carla Bruni.Melalui Carla Bruni seorang Ibu Negara bisa tampil sexy dalam balutan gaun yang memperlihatkan mulus punggungnya.Lewat Carla Bruni pula seorang Ibu Negara menjadi santapan paparazi ketika tengah berbikini di tepi pantai bersama Sang kepala negara untuk kemudian menyebar di situs-situs internet.Maka,juga bukan sebuah halangan,dan Presiden Sarkozy tak perlu risih- kalau pria-pria di dunia menjadi leluasa untuk menelusuri setiap jengkal tubuh Ibu Negara Perancis ini lengkap dengan imaginasi liar dan komentar-komentar kotor di situs-situs internet.Kalau kursus kepribadian mengajarkan bagaimana seorang wanita bertindak dan berperilaku lengkap dengan embel-embel citra wanita anggun,hal itu tidak berlaku untuk Carla Bruni.Carla Bruni bisa tertawa lebar tanpa takut terlihat giginya secara berlebihan.Atau dilain waktu Carla Bruni terlihat merokok di muka umum dan duduk dengan menyilangkan kaki sembari memperlihatkan mulus pahanya.

Di banyak negara yang cenderung permisif sekalipun belum pernah ada Ibu Negara yang seperti Carla Bruni.Evo Moralez,presiden Brasil,yang rakyatnya gemar hanya mengenakan dua penutup badan ketika berkarnaval,pun tidak berperilaku demikian.Evo Moralez tetap kelihatan cantik meski berbalut baju rapat.Ibu Negara dianggap sebagai representasi dari warga negara dimana dia berasal.Maka tuntutan penampilan dan perilaku seorang Ibu Negara menjadi hal yang dituntut dari warganya.Entah di Perancis sana.Di tahun 1990-an,Dewi Soekarno,istri ketiga Presiden RI pertama,Soekarno,pernah membuat heboh negara kita ketika bersedia berfoto telanjang untuk sebuah majalah.Banyak pihak di Indonesia yang menyayangkan hal tersebut.Sebagai istri seorang mantan presiden dan usianya yang sudah tidak muda lagi,Dewi Soekarno terlihat menyedihkan dalam pose-posenya.

Di Eropa,kesempurnaan yang dituntut bagi seorang figur publik di pemerintahan barangkali telah bergeser.Di negara kita KPU membuka kotak pengaduan bagi masyarakat perihal DCS anggota legislatif untuk pemilu 2009.Meskipun pada kenyataanya banyak partai politik yang tetap bandel memasang figur-figur yang sedang bermasalah dengan perkara korupsi.Tidak demikian halnya di Italia.Ukuran sebuah kepantasan bisa jadi memakai sudut pandang yang berbeda.Maka tidak usah merasa heran kalau di tahun 1980-an,Ilona Staller,seorang bintang porno,bisa terpilih menjadi anggota parlemen.Illona Staller wanita berambut pirang yang dalam penampilannya di depan publik gemar memamerkan dadanya yang super besar,mengusung tema cinta bebas dalam setiap kampanyenya. Tema yang diangkatnya ternyata berhasil memikat publik dan mengantarnya menjadi anggota parlemen.

Carla Bruni telah memulainya.Di lain waktu dan di lain tempat barangkali akan bermunculan Carla Bruni dan Illona Staller lain.Ketika cara pandang itu telah berubah dari waktu ke waktu,siapa yang mampu menolaknya?Tinggal siapa yang lebih kuat berperan,norma dalam masyarakat ataukah kreatifitas ekspresi diri yang telah berkembang sedemikian pesatnya.
Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."



 
< Prev

Indonesia Joomla Topsites
Add to My Yahoo!
Add to Google
created by: Max
This is my Google PageRank™ - SmE Rank free service Powered by Scriptme

Author

tear-drop1.jpg
belum sempat kutebus cahaya, redup itu belah dari cermin.berderai menjadi lanskap malang.gurun pasir-pasir tersangai.matahari tua ke arah barat. bergelimun tanpa bayang-bayang.“aku akan pulang!" kudengar suaramu perih seperti letusan tengah malam.tapi yang kugambar kemudian, adalah sebuah kereta yang tak lagi pernah kembali.aku tak ingin melukis wajahmu yang termangu di jendelanya.pohon-pohon tertinggal.karib desah desau sunyi.rambutmu memang belum selesai kuhitung.baru sebahu gerai. atau sebatas malam terlanjur cepat.tapi langit-langitku terperangkap cermin pecah, dan seekor kunang-kunang menyiang sepi sendiri.ke sana, ke negeri yang bergelombang, “aku akan pulang!" katamu tak tertegah.tiba-tiba kubayangkan sebuah perang yang angkuh telah menunggumu.(kutipan sajak Iyut Fitra dalam "Kunang-kunang dan gambar sebuah kereta")

Syndicate

Who's Online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday169
mod_vvisit_counterYesterday224
mod_vvisit_counterThis week393
mod_vvisit_counterThis month1414
mod_vvisit_counterAll37793