Enterteinment article thumbnail Budi Anduk......pria paling menghibur 2008.....
Monday, 29 December 2008 | Esha

Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan Bagong.Meski Semar adalah penjelmaan Batara Ismoyo yang dalam strata kayangan Jonggring Salaka...

Terbaru

Dari balik jendela..... article thumbnail Telanjang itu menggiurkan...........
Sunday, 10 February 2008 | Esha

Manusia diturunkan ke bumi dalam keadaan telanjang.Tentunya Tuhan tidak serta merta menurunkan manusia ke muka bumi dan langsung menguasai teknologi pembuatan pakaian.Seperti juga yang dialami...

Terpopuler

Dari balik jendela..... article thumbnail Mbah kakung dan aliran kesat.......
Saturday, 06 December 2008 | Esha

Memasuki akhir tahun,kondisi Mbah Kakung saya nampak segar bugar.Sebagai pemimpin nDalem Kartotinayan,tempat dimana Mbah Kakung memegang kekuasaan tertinggi,Mbah Kakung telah melaksanakan roda...

Dari balik jendela

Sekitar kita............. article thumbnail Kao Attack berhadiah.......masih saja ada yang tertipu.....
Thursday, 25 December 2008 | Esha

Di negara kita,tumbuh subur pemeo yang menyebutkan "mencari rejeki haram saja susah apalagi mencari yang halal".Dan dalam urusan mencari rejeki haram tadi di negara kita berkembang...

Sekitar Kita

 

Cari Kerja

Ramalan Cuaca

sumber: bmg.go.id
 

Hiburan

Budi Anduk......pria paling menghibur 2008.....
09:48
article thumbnail Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan...
Written by Esha Published in: Enterteinment, Enterteinment Comment Comments 0 print Print email Email
ImageAkhirnya saya terprovokasi juga untuk menonton film Laskar Pelangi .Setelah sedikit bersusah payah berdesak-desakan dalam antrian panjang pembelian tiket,2 lembar tiket pun saya dapat.Tiket itu bernomor L13 dan L14.Itu artinya saya berada di barisan terdepan kursi penonton.Rasanya,ini kali kedua dalam hidup saya menonton film dari barisan kursi terdepan.Film pertama yang juga saya tonton dari deretan kursi terdepan adalah ketika film "Die Hard" yang dibintangi Bruce Willis meledak di era 90-an.

Tanpa pernah membaca novelnya,saya mencoba membayangkan apa yang disuguhkan dalam Laskar Pelangi.Setidaknya ada 3 tema besar yang dianut kebanyakan film Indonesia belakangan ini,komedi situasi,horor dan cinta remaja.Maka seperti apakah film yang mampu menyedot antusiasme banyak orang ini?.Mungkin Laskar Pelangi akan seindah "Hero" dan "House of flying daggers" yang memanjakan penonton dengan gambar-gambar menakjubkan.Ataukah dia akan mempertontonkan jalinan cerita yang kuat seperti trilogi pelarian Jason Bourne?.Saya sedikit khawatir,jangan-jangan nanti saya keluar bioskop dengan mata berkaca-kaca,seperti ibu-ibu penonton Ayat-ayat cinta beberapa waktu lalu.

Film dibuka dengan gambar indah panorama Belitung,kesibukan karyawan tambang timah dengan narasi tokoh utama,Haikal, yang menceritakan kilas balik perjalanan hidupnya.Sampai kemudian gambar menunjukkan sebuah bangunan reyot dari kayu dengan papan nama hijau bertuliskan "SD Muhammadiyah ".Disitulah cerita itu berpusat.Cerita tentang kegigihan seorang lelaki tua-diperankan oleh Ikranegara-mempertahankan keberadaan sebuah sekolah.Sebuah sekolah yang disebutnya menilai kecerdasan anak bukan dengan angka-angka tapi dengan hati.Cerita tentang idealisme seorang guru perempuan yang menolak tawaran mengajar di tempat lain demi sebuah sekolah untuk anak-anak miskin.

Hidup terkadang getir dan laskar pelangi adalah kegetiran itu.Rumah kayu reyot dengan penerangan lampu minyak tanah,sepeda rongsokan,isi rumah yang muram,sekolah yang hampir roboh dan anak-anak kumal yang ke sekolah bertelanjang kaki.Dan kegetiran itu dihadapkan secara kontras dengan kemakmuran mereka yang berada di dalam tembok PN Timah.Sekolah yang lebih bagus dan lengkap fasilitasnya,anak-anak di dalam tembok yang bermain sepatu roda.Sementara di balik kawat teralis anak-anak miskin hanya bisa menyaksikan dengan menahan air liur untuk kemudian petugas keamanan akan mengusirnya.

Kekontrasan itu kemudian disatukan dalam sebuah adegan ketika anak-anak SD Muhammadiyah harus mengikuti ujian di SD PN Timah.Kekontrasan itu semakin menohok ketika anak-anak kumal mesti berada dalam satu ruangan dengan anak-anak SD PN Timah yang jauh lebih "bersih".Pandangan aneh yang menyergap ketika anak-anak kumal itu ke sekolah tanpa berseragam dan mengenakan sandal,kekikukan yang tak mampu ditutupi di wajah Bu Guru Muslimah-diperankan secara apik oleh Cut Mini Theo- dan pandangan meremehkan dari guru-guru pengawas ujian.Ada sebuah nilai yang barangkali mesti kita petik,ketika kita lebih suka menilai orang dari apa yang dikenakannya.Ketika kita menjadi minder dan tidak percaya diri di saat berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Ada sedikit catatan yang sebenarnya tidak terlalu mengganggu.Ketika film dimulai tulisan menyebutkan bahwa kejadian itu berlangsung pada tahun 1974.Namun di tahun itu jalan-jalan Belitung sudah dilapis aspal yang lumayan mulus.Saya masih ingat,bahkan sampai awal tahun 1980-an,jalan raya dekat rumah yang merupakan akses ke wisata Pantai Parangtritis Yogyakarta,masih penuh lubang dan berlumpur di waktu hujan.Kemudian ada foto Buya Hamka-ketua MUI di masa Orde Baru- di samping foto KH Ahmad Dahlan di dinding sekolah.Barangkali di tahun 1974 Buya Hamka belumlah setua itu.Satu lagi problem tentang anak sekolah yang tidak mampu membeli sepatu,di tahun itu rasanya memakai sepatu untuk anak SD belumlah sepenting di saat sekarang.

Namun film ini juga mengingatkan properti masa lalu dan kemudian secara geli saya ikut mentertawakannya.Mahar,seorang anak yang suka mendengarkan radio,berkali-kali menjemur baterai agar bisa dipergunakan kembali.Di masa lalu baterai untuk radio memang tidak langsung dibuang ketika sudah habis tenaganya,melainkan dijemur untuk kemudian dipergunakan lagi bahkan sampai baterai mengeluarkan cairan kekuning-kuningan.Kebiasaan Ayah Haikal membersihkan kaca lampu tempel adalah kebiasaan masa kecil yang selalu saya lakukan di sore hari.Haikal yang memakai pomade dan ibu saya membiasakan saya untuk memakainya ketika berangkat sekolah.Juga setrika jago yang memakai arang,di mana ketika setrika sudah sedemikian panas maka dilandasan setrika mesti ditaruh daun pasang segar agar panasnya segera turun.

Secara keseluruhan film ini bertutur dengan lancar.Gambar-gambar muram silih berganti dengan gambar-gambar terang dan indah.Dukungan dari pemain-pemain Senior berkarakter menambah apik film ini.Kredit poin patut diberikan kepada Cut Mini Theo yang mampu lebur dalam watak yang diperankannya.Cut Mini Theo tampil sangat  wajar dengan aksen Melayu yang jauh dari kesan dibuat-buat.Film ini juga mampu merubah genre sebuah tontonan yang biasanya berkisar pada horor dan tampilan "cling" dan kemewahan. 

Namun kekhawatiran saya terbukti.Di tengah-tengah film berlangsung saya tidak mampu menyembunyikan perasaan yang larut dalam suasana film yang terbangun.Kalau toh kemudian mata saya berkaca-kaca,karena kegetiran itu memang tidak mengenal batas dan tidak tahu akan berhenti di mana dan berlaku untuk siapa.Sampai seorang anak pesisir miskin yang cerdas mesti menjadi kepala rumah tangga dan bertenggung jawab membesarkan ketiga adiknya karena ayahnya mengalami kecelakaan ketika melaut.

Saya teringat dengan sebuah cerpen di Kompas Minggu.Cerpen yang menceritakan seorang Ibu yang membiasakan anaknya untuk sarapan kopi pahit dan roti tawar.Kurang lebih dialog Ibu itu berbunyi demikian,"Ayahmu membiasakan diri minum kopi pahit untuk membiasakan diri karena hidup tidak selamanya akan berjalan manis.Ayahmu membiasakan sarapan roti tawar untuk mebiasakan diri karena kehidupan memang terkadang tidak bisa ditawar.Maka ayahmu tetap tegar dan kuat sampai akhir hayatnya".Maka laskar pelangi memneri nilai bahwa sebuah kepahitan dan kegetiran harus diperjuangkan bukan diratapi.Sebuah kegetiran hidup siapa mampu menawar?.Barangkali esok atau lusa kita pun akan mengalaminya. 

Gambar dipinjam dari sini .


Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."



 
< Prev

Free Web Hosting with Website Builder

Nasional

Pemimpin Communicator........
20:58
article thumbnail Mbah Kakung saya mempunyai resep sendiri untuk calon pemimpin mendatang.Di Minggu yang terik,yang...

Kabar Dunia

Wajah sedap Barack Obama.......
09:38
article thumbnail Siapa yang masih percaya bahwa tampilan kecantikan dan ketampanan seseorang di hubungkan dengan...

Gambar Pilihan

abel1.jpg.jpg
  • abel1.jpg.jpg
  • bibiabel.jpg.jpg
  • loy.jpg.jpg
  • abelmakanmulu.jpg.jpg
  • tetanggaabel.jpg.jpg

Sponsor

Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Indonesia Joomla Topsites
Add to My Yahoo!
Add to Google
created by: Max
This is my Google PageRank™ - SmE Rank free service Powered by Scriptme

Author

tear-drop1.jpg
belum sempat kutebus cahaya, redup itu belah dari cermin.berderai menjadi lanskap malang.gurun pasir-pasir tersangai.matahari tua ke arah barat. bergelimun tanpa bayang-bayang.“aku akan pulang!" kudengar suaramu perih seperti letusan tengah malam.tapi yang kugambar kemudian, adalah sebuah kereta yang tak lagi pernah kembali.aku tak ingin melukis wajahmu yang termangu di jendelanya.pohon-pohon tertinggal.karib desah desau sunyi.rambutmu memang belum selesai kuhitung.baru sebahu gerai. atau sebatas malam terlanjur cepat.tapi langit-langitku terperangkap cermin pecah, dan seekor kunang-kunang menyiang sepi sendiri.ke sana, ke negeri yang bergelombang, “aku akan pulang!" katamu tak tertegah.tiba-tiba kubayangkan sebuah perang yang angkuh telah menunggumu.(kutipan sajak Iyut Fitra dalam "Kunang-kunang dan gambar sebuah kereta")

Syndicate

Who's Online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday161
mod_vvisit_counterYesterday224
mod_vvisit_counterThis week385
mod_vvisit_counterThis month1406
mod_vvisit_counterAll37785