Enterteinment article thumbnail Budi Anduk......pria paling menghibur 2008.....
Monday, 29 December 2008 | Esha

Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan Bagong.Meski Semar adalah penjelmaan Batara Ismoyo yang dalam strata kayangan Jonggring Salaka...

Terbaru

Dari balik jendela..... article thumbnail Telanjang itu menggiurkan...........
Sunday, 10 February 2008 | Esha

Manusia diturunkan ke bumi dalam keadaan telanjang.Tentunya Tuhan tidak serta merta menurunkan manusia ke muka bumi dan langsung menguasai teknologi pembuatan pakaian.Seperti juga yang dialami...

Terpopuler

Dari balik jendela..... article thumbnail Mbah kakung dan aliran kesat.......
Saturday, 06 December 2008 | Esha

Memasuki akhir tahun,kondisi Mbah Kakung saya nampak segar bugar.Sebagai pemimpin nDalem Kartotinayan,tempat dimana Mbah Kakung memegang kekuasaan tertinggi,Mbah Kakung telah melaksanakan roda...

Dari balik jendela

Sekitar kita............. article thumbnail Kao Attack berhadiah.......masih saja ada yang tertipu.....
Thursday, 25 December 2008 | Esha

Di negara kita,tumbuh subur pemeo yang menyebutkan "mencari rejeki haram saja susah apalagi mencari yang halal".Dan dalam urusan mencari rejeki haram tadi di negara kita berkembang...

Sekitar Kita

 

Cari Kerja

Ramalan Cuaca

sumber: bmg.go.id
 

Hiburan

Budi Anduk......pria paling menghibur 2008.....
09:48
article thumbnail Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan...
ImageBelakangan Pasha Ungu menonjok mata dalam tayangan-tayangan di televisi.Bukan mengenai peluncuran album dari grupnya,Ungu,tapi tayangan tadi berkaitan dengan gugatan cerai istrinya yang tengah hamil 5 bulan.Dan seperti biasanya, televisi dengan genit menayangkan hal itu berulang-ulang demi pemasukan sebuah iklan.Narasi dari si pembawa acara dibuat sedemikian rupa sehingga hal itu menjadi terlihat menghebohkan dan menjadi pembicaraan di sela-sela kesibukan kerja.Ah...bergunjing ternyata begitu nikmatnya.

Perpisahan itu ternyata sedemikian cairnya.Perpisahan tidak lagi mengharu biru seperti roman-roman cinta dan menguras emosi seperti sajak kerinduan yang tak terperi.Di televisi perpisahan itu ternyata melahirkan babak perseteruan antara dua pihak yang tadinya mengikat janji sebuah pernikahan.Sedemikian jauhnya perseteruan itu sehingga tak merasa perlu untuk sekedar menahan diri agar tidak membuat pernyataan yang saling memojokkan.

Bagi yang sudah menikah membayangkan dua orang berbeda karakter bersatu dalam sebuah kerangka keluarga tentu bukan sebuah hal yang sulit.Meski bisa saja setelah usia pernikahan seseorang bisa menjadi makhluk asing yang sulit dipahami.Seorang teman bercerita bagaimana seseorang menjadi sedemikian tak terduga ketika sudah berada dalam satu atap rumah tangga.Sang teman menjalani ritual pagi yang khas sebelum berangkat kerja.Istrinya menyajikan secangkir kopi di meja sarapan,sementara di bawah cangkir kopi tadi diletakkan selembar atau dua lembar uang.Jumlah uang itu selalu tetap,sejumlah ongkos yang dibutuhkan untuk berangkat kerja,makan di kantor dan kembali pulang ke rumah."Kalau motornya kempes di jalan bagaimana?",tanya saya."Ya itulah makanya saya mau pinjam uang",kata teman tadi."Gaji diberikan semua ke istri?",tanya saya lagi.Teman saya mengangguk.Ternyata pernikahan membawa sebuah keterbatasan yang membuat tidak nyaman.

Terkadang saya bertanya-tanya,dalam pernikahan apakah keutuhan rumah tangga menjadi panglimanya?Kalau pertanyaan itu ditujukan ke taman saya tadi,maka jawabannya adalah "ya".Keutuhan rumah tangga mesti dipertahankan dengan sejumlah konsekwensi yang diterimanya.Maka meskipun segala hal diatur ketat oleh istri dan diawasi dalam segala hal,sang teman memilih untuk tetap membuat rumah tangganya utuh."Demi anak-anak",jawabnya pendek."Saya DKI",jawabnya jujur,"di bawah ketiak istri".

Ada sejumlah pilihan dan barangkali kebahagian rumah tangga menjadi tidak patut ditempatkan dalam kebahagiaan diri sendiri.Kebahagiaan diri sendiri menjadi teramat mewah karena bisa saja pernikahan tidak berjalan seperti yang diharapkan.Ada sejumlah ego yang mesti dikorbankan.Maka kalau memang tidak berani memanipulasi diri dalam kehidupan rumah tangganya,barangkali perceraian adalah satu-satunya jalan.

Ada yang mengatakan cinta itu ibarat nyala lilin yang makin lama semakin meredup dihembus angin.Setelah sekian lama berjalan cinta bukan lagi perkara liarnya kehangatan di ranjang.Setiawan Djodi mempunyai jawaban yang menarik ketika tampil dalam sebuah acara di Metro TV.10 tahun pertama pernikahannya adalah saat-saat kehangatan sebuah hubungan suami istri.Dalam 10 tahun kedua usia pernikahannya hubungan dengan istri seperti hubungan kakak dan adik.10 tahun ketiga usia pernikahannya,hubungan dengan istri layaknya seperti ibu dan anak.Maka mari kita tanyakan kepada masing-masing pasangan kita,apakah ada rasa kebosanan terhadap hubungan cinta yang telah berjalan.Seandainya jawabannya "ya",maka siapkah untuk memanipulasi rasa bosan itu sehingga seolah-olah tidak terjadi apa-apa?.Kalau jawabannya "tidak",maka kita mesti bersiap-siap mengikuti langkah istri Pasha Ungu,menggugat cerai.
Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."



 
< Prev   Next >

Free Web Hosting with Website Builder

Nasional

Pemimpin Communicator........
20:58
article thumbnail Mbah Kakung saya mempunyai resep sendiri untuk calon pemimpin mendatang.Di Minggu yang terik,yang...

Kabar Dunia

Wajah sedap Barack Obama.......
09:38
article thumbnail Siapa yang masih percaya bahwa tampilan kecantikan dan ketampanan seseorang di hubungkan dengan...

Gambar Pilihan

abel1.jpg.jpg
  • abel1.jpg.jpg
  • tetanggaabel.jpg.jpg
  • bibiabel.jpg.jpg
  • abelmakanmulu.jpg.jpg
  • loy.jpg.jpg

Sponsor

Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Indonesia Joomla Topsites
Add to My Yahoo!
Add to Google
created by: Max
This is my Google PageRank™ - SmE Rank free service Powered by Scriptme

Author

tear-drop1.jpg
belum sempat kutebus cahaya, redup itu belah dari cermin.berderai menjadi lanskap malang.gurun pasir-pasir tersangai.matahari tua ke arah barat. bergelimun tanpa bayang-bayang.“aku akan pulang!" kudengar suaramu perih seperti letusan tengah malam.tapi yang kugambar kemudian, adalah sebuah kereta yang tak lagi pernah kembali.aku tak ingin melukis wajahmu yang termangu di jendelanya.pohon-pohon tertinggal.karib desah desau sunyi.rambutmu memang belum selesai kuhitung.baru sebahu gerai. atau sebatas malam terlanjur cepat.tapi langit-langitku terperangkap cermin pecah, dan seekor kunang-kunang menyiang sepi sendiri.ke sana, ke negeri yang bergelombang, “aku akan pulang!" katamu tak tertegah.tiba-tiba kubayangkan sebuah perang yang angkuh telah menunggumu.(kutipan sajak Iyut Fitra dalam "Kunang-kunang dan gambar sebuah kereta")

Syndicate

Who's Online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday109
mod_vvisit_counterYesterday224
mod_vvisit_counterThis week333
mod_vvisit_counterThis month1354
mod_vvisit_counterAll37732