|
Enterteinment
Monday, 29 December 2008 | Esha Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan Bagong.Meski Semar adalah penjelmaan Batara Ismoyo yang dalam strata kayangan Jonggring Salaka... |
Terbaru
|
Dari balik jendela.....
Sunday, 10 February 2008 | Esha Manusia diturunkan ke bumi dalam keadaan telanjang.Tentunya Tuhan tidak serta merta menurunkan manusia ke muka bumi dan langsung menguasai teknologi pembuatan pakaian.Seperti juga yang dialami... |
Terpopuler
|
Dari balik jendela.....
Saturday, 06 December 2008 | Esha Memasuki akhir tahun,kondisi Mbah Kakung saya nampak segar bugar.Sebagai pemimpin nDalem Kartotinayan,tempat dimana Mbah Kakung memegang kekuasaan tertinggi,Mbah Kakung telah melaksanakan roda... |
Dari balik jendela
|
Sekitar kita.............
Thursday, 25 December 2008 | Esha Di negara kita,tumbuh subur pemeo yang menyebutkan "mencari rejeki haram saja susah apalagi mencari yang halal".Dan dalam urusan mencari rejeki haram tadi di negara kita berkembang... |
Sekitar Kita
Cari Kerja
Internet
Komputer & Internet
Ramalan Cuaca
sumber: bmg.go.id
Sepakbola
Roy Keane.....pertarungan itu telah berakhir....
05:29
Roy Keane dikenang orang sebagai sosok pemain bola yang temperamental.Sejarah takkan pernah...
05:29
Hiburan
Budi Anduk......pria paling menghibur 2008.....
09:48
Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan...
09:48
Sat
18
Oct
2008
Keihklasan itu tak terukur.Tak ada parameter yang bisa digunakan untuk mengukur sebuah keikhlasan.Toh kemudian terjadi kesepakatan bahwa sebuah keikhlasan mestinya tak mengharap sebuah imbalan atau tanpa pamrih.Meski dalam prakteknya perbuatan tanpa pamrih menjadi sulit untuk dijelaskan.Jangankan hubungan antar manusia,hubungan kita dengan Tuhan pun dilandasi dengan pamrih.Maka kemudian diambil jalan sederhana,bahwa sebuah pemberian tentunya tidak mengharapkan imbal balik dari yang diberi bantuan,itulah yang diberi nama ikhlas.Dengan demikian pemberian bingkisan kepada pemudik pada waktu acara mudik bareng di Senayan beberapa waktu lalu,barangkali tidak bisa dikategorikan pemberian yang ikhlas.Lha wong kotak pemberiannya berwarna kuning dan bergambar simbol sebuah partai besar.Suka atau tidak suka pemberian ini dikaitkan dengan adanya imbal balik agar si poemudik mengingat si pemebri bingkisan tersebut di Pemilu 2009 tahun depan.Atau juga pembagian uang yang dilakukan TUng Desem Waringin yang dilakukan dengan menyebar uang dari helikopter.Barangkali hanya orang-orang dengan syaraf baja yang mampu membuka mata menyaksikan ratusan orang berlarian berebut uang.
Omong-omong soal keikhlasan ini,saya menemukan sebuah arsip lama dari Forbes tentang 4 orang yang dianggap dermawan dari Indonesia.Tanpa banyak publikasi keempat orang kaya Indonesia ini menyumbangkan hartanya dalam hitungan yang sangat banya.Sebuah konsekwensi tentunya mengiringi dari sebuah perhatian,namun besarnya perhatian kepada pemberdayaan kualitas masyarakat Indonesia tentu patut dihargai.Berikut adalah nama-nama dermawan dari Indonesia yang dirilis Forbes 27 Februari 2008 :
1. James Riadi.
Melalui Yayasan Obor Indonesia (OBI),Forbes menyebutkan James Riady telah mengobati lebih 1 juta orang sejak 1999.Yayan Obor Berkat Indonesia sendiri concern di bidang kesehatan,Pendidikan,Tanggap bencana dan pemberdayaan masyarakat.Di websitenya nama James Riady justru tidak disebut-sebut.Anda bisa melihat kegiatan Yayasan OBI di websitenya .
2. Putera Sampurna
Mendirikan Sampoerna Foundatioan yang bergerak dalam pengembangan akses dan kulaitas pendidikan di Indonesia.Dikenal sebagai tokoh yang low profile dan memajukan perusahaan bukan karena kedekatannya dengan penguasa,Putera Sampoerna telah mendonasikan $150 juta kepada Sampoerna Foundation dalam satu dasawarsa.
3. Edwin Soeryadjaya.
Forbes tidak menyebutkan secara detil keterlibatan tokoh ini dalam bidang kemanusiaan.Hanya disebutkan menjadi donor program kredit skala mikro,sekolah-sekolah dan lembaga kemanusiaan.
4. George dan Syakon Tahija.
Melalui Yayasan Tahija mendirikan sekolah-sekolah di Banda Aceh.Bekerja sama dengan U.S. Centers for Disease Control dalam pemberantasan demam berdarah dan konservasi alam.
Validkah data Forbes?Entahlah,yang jelas kalau semua itu benar adanya,maka menjadi kontras dengan banyaknya uang yang berhamburan di dunia politik "hanya" untuk pencitraan di iklan televisi dan upaya pembelian suara.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Prev | Next > |
|---|
Nasional
Pemimpin Communicator........
20:58
Mbah Kakung saya mempunyai resep sendiri untuk calon pemimpin mendatang.Di Minggu yang terik,yang...
20:58
Kabar Dunia
Wajah sedap Barack Obama.......
09:38
Siapa yang masih percaya bahwa tampilan kecantikan dan ketampanan seseorang di hubungkan dengan...
09:38
Gambar Pilihan
Berlangganan
Author
belum sempat kutebus cahaya, redup itu belah dari cermin.berderai menjadi lanskap malang.gurun pasir-pasir tersangai.matahari tua ke arah barat. bergelimun tanpa bayang-bayang.“aku akan pulang!" kudengar suaramu perih seperti letusan tengah malam.tapi yang kugambar kemudian, adalah sebuah kereta yang tak lagi pernah kembali.aku tak ingin melukis wajahmu yang termangu di jendelanya.pohon-pohon tertinggal.karib desah desau sunyi.rambutmu memang belum selesai kuhitung.baru sebahu gerai. atau sebatas malam terlanjur cepat.tapi langit-langitku terperangkap cermin pecah, dan seekor kunang-kunang menyiang sepi sendiri.ke sana, ke negeri yang bergelombang, “aku akan pulang!" katamu tak tertegah.tiba-tiba kubayangkan sebuah perang yang angkuh telah menunggumu.(kutipan sajak Iyut Fitra dalam "Kunang-kunang dan gambar sebuah kereta")
Syndicate
Who's Online






![]() | Today | 103 |
![]() | Yesterday | 224 |
![]() | This week | 327 |
![]() | This month | 1348 |
![]() | All | 37727 |




Keihklasan itu tak terukur.Tak ada parameter yang bisa digunakan untuk mengukur sebuah keikhlasan.Toh kemudian terjadi kesepakatan bahwa sebuah keikhlasan mestinya tak mengharap sebuah imbalan atau tanpa pamrih.Meski dalam prakteknya perbuatan tanpa pamrih menjadi sulit untuk dijelaskan.Jangankan hubungan antar manusia,hubungan kita dengan Tuhan pun dilandasi dengan pamrih.Maka kemudian diambil jalan sederhana,bahwa sebuah pemberian tentunya tidak mengharapkan imbal balik dari yang diberi bantuan,itulah yang diberi nama ikhlas.









