|
Enterteinment
Monday, 29 December 2008 | Esha Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan Bagong.Meski Semar adalah penjelmaan Batara Ismoyo yang dalam strata kayangan Jonggring Salaka... |
Terbaru
|
Dari balik jendela.....
Sunday, 10 February 2008 | Esha Manusia diturunkan ke bumi dalam keadaan telanjang.Tentunya Tuhan tidak serta merta menurunkan manusia ke muka bumi dan langsung menguasai teknologi pembuatan pakaian.Seperti juga yang dialami... |
Terpopuler
|
Dari balik jendela.....
Saturday, 06 December 2008 | Esha Memasuki akhir tahun,kondisi Mbah Kakung saya nampak segar bugar.Sebagai pemimpin nDalem Kartotinayan,tempat dimana Mbah Kakung memegang kekuasaan tertinggi,Mbah Kakung telah melaksanakan roda... |
Dari balik jendela
|
Sekitar kita.............
Thursday, 25 December 2008 | Esha Di negara kita,tumbuh subur pemeo yang menyebutkan "mencari rejeki haram saja susah apalagi mencari yang halal".Dan dalam urusan mencari rejeki haram tadi di negara kita berkembang... |
Sekitar Kita
Cari Kerja
Internet
Komputer & Internet
Ramalan Cuaca
sumber: bmg.go.id
Sepakbola
Roy Keane.....pertarungan itu telah berakhir....
05:29
Roy Keane dikenang orang sebagai sosok pemain bola yang temperamental.Sejarah takkan pernah...
05:29
Hiburan
Budi Anduk......pria paling menghibur 2008.....
09:48
Dalam dunia pewayangan,kita mengenal 4 tokoh punakawan yang terdiri dari Semar,Gareng,Petruk dan...
09:48
Tue
04
Nov
2008
Perempuan itu terlihat cantik.Beberapa teman dekatnya mengutarakan hal yang senada.Dalam usianya yang ke 30 tahun penampilannya nampak tetap terjaga.Tak terlihat lemak menimbun di bagian tubuhnya.Hal itu diraih berkat disiplin diri dalam pola hidup dan perawatan diri.Namun di usianya yang ke 30 tahun itu juga dia nampak resah.Dan keresahan itu diungkapkan dalam pembicaran panjang melalui telepon yang memaksa saya hanya mengucapkan "hooh" di sela-sela perkataannya.
"Setiap orang seperti tak bosan menanyakan kapan saya menikah",suaranya terdengar datar.Saya membiarkannya dia mengambil jeda untuk menemukan kata yang ingin disampaikan."Sejak usia 25 tahun,selalu saja pertanyaan itu terlontar.Dalam pertemuan keluarga,undangan pesta dan dalam berbagai kesempatan lain".Terdengar helaan nafasnya memburu.Setelah lama hening dia melanjutkan,"Saya kesulitan menjawab pertanyaan yang sama dan selalu dilontarkan secara bertubi-tubi dalam rentang waktu 5 tahun belakangan ini".
Saya membatin,betapa batas imaginer umur begitu menjadi keyakinan orang pada umumnya.Umur 23 tahun lulus kuliah,umur 25 tahun mulai bekerja untuk kemudian di umur 35 tahun bisa memasuki jenjang top manajemen.Dan di sela-sela batasan itu harus diselingi sebuah ritual pernikahan yang kemudian diberi batas akhir 30 tahun.Dan "pedoman baku" itu menjadikan seseorang sebagai sebuah anomali dalam hidup ketika di usia tersebut tak kunjung juga menikah."Di detik-detik menjelang usia 30 tahun,dunia serasa mau kiamat dan saya hilang kepercayaan diri",begitu kata perempuan tadi. "Jangan terlalu memilih dalam mencari pasangan hidup,begitu biasanya perkataan orang",perempuan itu melanjutkan.Suaranya terkadang tenggelam ditelan deru lalu lalang kendaraan bermotor."Pernikahan kan bukan sekedar membukan paha lebar-lebar diatas ranjang?",suara perempuan itu meninggi."Saya tidak mungkin menerima laki-laki sebagai pendamping hidup yang tidak memahami cinta sebagai sebuah kesepahaman".Perempuan itu memang memiliki sejarah panjang dalam hubungan cinta yang tak kunjung ke pernikahan. "Saya sangat memahami bahwa menikah di usia senja juga bukan sebuah hal yang baik.Tapi itu tidak berarti memberikan sebuah pengesahan bahwa saya menjadi makhluk aneh karena belum juga menikah pada usia 30 tahun.Saya menduga barangkali ada juga yang mengatakan saya perempuan tak laku".Aih...betapa ketika orang dalam kondisi tertekan secara psikologis menjadi begitu sensitif perasaannya.Betapa pernikahan menjadi hal yang cukup memusingkan,batin saya."Ada sebuah kondisi di mana saya tak kuasa untuk merengkuhnya dan mestinya itu tidak menjadikan sebagai sebuah keharusan bagi saya hingga saya tersudut didalamnya". Ada sebuah pola bahwa apa yang dilakukan kebanyakan orang adalah sebuah kewajaran.Maka menjadi hal sebaliknya kalau sesuatu hal dilakukan diluar kebiasaan orang.Dan sebuah pilihan menjadi titik awal penilaian karena kewajaran diartikan sebagai sebuah kebenaran.Saya teringat dengan sebuah surat dari seorang pembaca di kolom psikologi harian kompas."Tetap menjanda sampai usia 43 tahun sungguh sebuah beban yang berat.Seolah menjanda sekian lama menjadikan saya nekat dalam soal sex.Saya menjadi tidak leluasa dalam menjalankan aktifitas dan bergaul dengan banyak orang.Saya menjadi bersimpati dengan kaum waria,gay,lesbian dan mereka yang menjadi minoritas dalam masyarakat.Ternyata berbeda dengan kebanyakan orang itu sebuah beban ypsikologis yang tidak ringan". "Sha....perlukah kita mendengarkan dan meresahkan penilaian orang?",perempuan tadi sekonyong-konyong bertanya.Dan belum sempat saya menjawab perempuan itu melanjutkan,"Pernah kau mendengar tentang seorang bapak dan anak yang membawa keledai?.Ketika mereka berdua membawa keledai sembari berjalan kaki ,orang-orang berkata,"Dasar bodoh!mengapa keledainya tidak dinaiki saja kan bisa menghemat tenaga".Ketika si bapak menaiki keledai,orang-orang yang melihat berkata",Tega nian si bapak,naik keledai sementara anaknya disuruh berjalan kaki".Laku ketika si anak gantian menaiki keledai,orang-orang berkata,"Dasar anak durhaka,sendirian enak-enakan naik keledai,bapaknya malah disuruh jalan kaki.Demikian halnya ketika mereka berdua sama-sama menaiki keladai,orang-orang berkata,"Kasihan si keledai ..mana kuat binatang sekecil itu dinaiki dua orang". Sha...barangkali kita memang tak perlu memperhatikan omongan orang",kata si perempuan tadi lirih dan menutup teleponnya."Ya...barangkali....barangkali memang kita tidak perlu memperhatikan omongan orang",bisik saya.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Prev | Next > |
|---|
Nasional
Pemimpin Communicator........
20:58
Mbah Kakung saya mempunyai resep sendiri untuk calon pemimpin mendatang.Di Minggu yang terik,yang...
20:58
Kabar Dunia
Wajah sedap Barack Obama.......
09:38
Siapa yang masih percaya bahwa tampilan kecantikan dan ketampanan seseorang di hubungkan dengan...
09:38
Gambar Pilihan
Berlangganan
Author
belum sempat kutebus cahaya, redup itu belah dari cermin.berderai menjadi lanskap malang.gurun pasir-pasir tersangai.matahari tua ke arah barat. bergelimun tanpa bayang-bayang.“aku akan pulang!" kudengar suaramu perih seperti letusan tengah malam.tapi yang kugambar kemudian, adalah sebuah kereta yang tak lagi pernah kembali.aku tak ingin melukis wajahmu yang termangu di jendelanya.pohon-pohon tertinggal.karib desah desau sunyi.rambutmu memang belum selesai kuhitung.baru sebahu gerai. atau sebatas malam terlanjur cepat.tapi langit-langitku terperangkap cermin pecah, dan seekor kunang-kunang menyiang sepi sendiri.ke sana, ke negeri yang bergelombang, “aku akan pulang!" katamu tak tertegah.tiba-tiba kubayangkan sebuah perang yang angkuh telah menunggumu.(kutipan sajak Iyut Fitra dalam "Kunang-kunang dan gambar sebuah kereta")
Syndicate
Who's Online






![]() | Today | 109 |
![]() | Yesterday | 224 |
![]() | This week | 333 |
![]() | This month | 1354 |
![]() | All | 37733 |




Perempuan itu terlihat cantik.Beberapa teman dekatnya mengutarakan hal yang senada.Dalam usianya yang ke 30 tahun penampilannya nampak tetap terjaga.Tak terlihat lemak menimbun di bagian tubuhnya.Hal itu diraih berkat disiplin diri dalam pola hidup dan perawatan diri.Namun di usianya yang ke 30 tahun itu juga dia nampak resah.Dan keresahan itu diungkapkan dalam pembicaran panjang melalui telepon yang memaksa saya hanya mengucapkan "hooh" di sela-sela perkataannya.









