|
Sunday, 22 February 2009 22:35 |
 Saya "terpaksa" tetap menjagokan Manchester United.Meskipun orang bilang,Manchester United adalah personifikasi "status quo" dalam sepakbola,lha wong sudah terlanjur senang.Meskipun trend dalam sepakbola sudah banyak berubah,kesenangan saya ternyata tidak berubah juga.Selalu ada atmosfir lain ketika menyaksikan Manchester United bertanding.Maka dalam babak 16 besar Liga Champions Rabu dini hari nanti,antara Manchester United melawan Inter Milan,kesenangan saya pun tidak berubah.
Tapi nampaknya kesenangan dan keyakinan saya terhadap manchester United akan terganggu hal-hal sebagai berikut :
- Sejak pertandingan antara juara-juara Eropa ini berubah menjadi UEFA Champions League,maka belum pernah ada sebuah tim yang menjadi juara secara berturut-turut.Terakhir kali sebuah tim menjadi juara secara berturut-turut adalah Nottingham Forest pada tahun 1979 dan 1980 ketika kejuaraan itu masih bernama European Cup.
- Sejak tahun 2003-2004,tidak ada satu tim juara bertahan yang mampu melewati babak 16 besar Liga Chamipons.
- Selain Sven Goran Eriksson yang kini melatih timnas Mexico,Jose Mourinho adalah salah satu pelatih yang tidak disukai tipikal permainannya oleh Sir Alex Ferguson.Terbukti Manchester United selalu mengalami kesulitan melawan tim-tim yang diasuh Sven Goran Errikson dan Jose Mourinho.Ketika masih melatih Cheslea,Manchester United "hanya" sekali menang melawan tim asuhan Mourinho ini,4 kali kalah dan selebihnya draw.
Namun selalu saja ada harapan yang timbul.Maklum saja,mendukung sebuah tim memang selalu penuh dengan harapan-harapan :
- Manchester United sedang berada dalam kondisi yang bagus dalam tim.Ketersediaan pemain pelapis dalam jadwal kompetisi yang padat tidak terlalu mengkhawatirkan.Baru di musim ini,Sir Alex Ferguson tidak menyimpan kekhawatiran tentang siapa pemain yang akan menjadi starter.Siapapun pemain yang menajdi starter hasilnya ternyata menggembirakan.
- Manchester United mengkombinasikan antara pemain muda dan tua.Sedangkan Inter banyak dihuni pemain-pemain tua.
- Inter Milan tidak punya tradisi bagus di Liga Chamipions.Terakhir Inter juara Liga Champions adalah pada tahun 1964 dan 1965,ketika jaman tv hitam putih pun jarang yang memiliki.
Lalu siapakah yang anda dukung?Menonton pertandingan sepakbola mesti harus ada yang didukung biar tidak hambar.Siapkan stamina agar rabu dini hari nanti mata bisa tetap terjaga.
|