You are here >
Fri 12 Mar 2010
Money politics yang dirindukan...... Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Thursday, 12 February 2009 09:05
Money politic itu dibenci sekaligus dirindukan.Money politik dibenci karena money politics dianggap mengotori kemurnian proses demokrasi.Money politik juga dianggap sebagai sebuah jalan pintas pemilik modal masuk gelanggang politik.Sehingga produk demokrasi yang dalam prosesnya terkena money politic susah untuk dikatakan merupakan hasil yang fair dan tidak condong ke salah satu pihak.Dilain pihak money politik dirindukan,setidaknya oleh sebagian pemilih,sebagai rejeki tambahan yang diterima secara berjenjang.Dari pemilihan kepala desa,bupati,gubernur hingga pemilihan presiden.Lumayan,memilih sekaligus mendapatkan uang tambahan.

Harian Meteor memberitakan sebuah survey perilaku para pemilih bahwa money politics itu diharapkan.Survey yang dilakukan oleh Partai Golkar bekerjasama dengan Universitas Diponegoro itu dilakukan pada tanggal 15 Desember 2008 dengan melibatkan 1000 responden pada 35 kota di Jawa Tengah.Dari 1000 responden tadi,56% responden berharap adanya pemberian uang dalam pemilu.Dari 56% responden yang mengharapkan uang dalam pemilu tadi,8% menyatakan akan memilih yang memberi uang,10% akan memilih mereka yang memberi uang lebih banyak,38% akan memilih yang memberi uang tapi belum menentukan pilihan dan 44% lagi diantaranya belum menentukan jawaban.

Money politics itu ibarat manusia berwajah seribu.Tak jelas pendefinisian dan pengkategoriannya.Maka yang sering terlihat adalah lebih banyak perdebatan apakah sebuah tindakan itu masuk kategori money politic atau bukan.Misalnya seperti yang dilakukan oleh Partai Gerindra,pemberian asuransi kesehatan kepada anggota baru partai Gerindra,dituding sebagai sebuah bentuk money politics.Inovasi Partai Gerindra ini sangat ampuh.Menurut Waspada Online , 4 juta anggota baru mampu direkrut dengan iming-iming ini.

Sri Sultan HB X mempunyai pendapat tersendiri soal money politics ini.Dalam wawancara dengan Mingguan Tempo ,Sri Sultan HB X membedakan apakah sebuah tindakan masuk kategori aplikasi politik atau masuk kategori aplikasi kebudayaan.Setiap tindakan tidak serta merta bisa dilihat sebagai aplikasi politik.Namun sebuah aplikasi kebudayaan mestinya tidak berbarengan dengan aplikasi politik,karena dari sanalah timbul money politics.

Nek mung (bila) ngomong politik tok, tidak bicara peradaban, aku mung diapusi (hanya dibohongi). Jadi politik omong kosong. Dalam hubungan kemanusiaannya bagaimana? Misalnya, pemerintah memu-tuskan memberi orang miskin bantuan tunai langsung. Itu keputusan politik karena dianggarkan dalam APBN. Nah, perilaku membantu orang miskin itu aplikasi kebudayaan. Jika membantu orang miskin lalu bicara tentang politik, podo wae (sama saja) money politic dong

.

Dahulu,ketika era informasi belum segamblang sekarang,kita pernah mengenal apa yang disebut dengan operasi serangan fajar.Sesuai namanya operasi serangan fajar dilakukan pada pagi hari dan biasanya berbarengan dengan hari pemilihan umum.Pada waktu itulah,konon kader-kader partai akan membagikan sejumlah uang dengan bergerilya dari pintu ke pintu.Pemberian uang ini tidaklah gratis.Ada kompensasi yang diminta,yaitu memilih partai atau calon tertentu di bilik pemungutan suara.Namun untuk saat sekarang,barangkali para pelaku politik mesti berpikir ulang kalau ingin melakukan serangan fajar,kalau tidak ingin menjadi bulan-bulanan media massa.

Ada kesenjangan antara calon terpilih dan masyarakat pemilih.Ketika masyarakat tidak mempunyai hubungan kedekatan secara emosi dengan calon terpilih,apalagi yang diharapkan kalau bukan limpahan duit dalam bentuk money politics."Lha wong jadi lurah saja keluar duit,kok mau jadi anggota DPR nggak mau keluar duit",begitulah kira-kira kata mereka.Semakin lama partisipasi masyarakat dalam pemilu semakin rendah,sampai-sampai pemberian suara pun harus dihargai dengan uang.Cermin masyarakat yang semakin pintar ataukah karena nihilnya panutan yang dapat dijadikan tauladan?

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.