You are here >
Thu
11
Mar 2010
| Kalau James Bond ikut pemilu..... |
|
|
| Thursday, 19 February 2009 00:27 | |||
![]() Belakangan,mata saya terpancing untuk memperhatikan sebuah poster kampanye seorang caleg.Poster berukuran jumbo itu dipasang pada sisi gerbang pintu masuk tempat dimana saya tinggal.Yang membuat mata saya terpancing adalah poster ini dibuat dengan pendekatan lain sehingga memberi hasil akhir yang sedikit berbeda.
Biasanya poster kampanye seorang calon anggota legislatif berisi foto diri,nomor pencalonan dan tak lupa slogan-slogan kesejahteraan.Begitu banyak yang mencalonkan diri sebagai caleg dan begitu banyak poster yang ada ,membuat orang tak mampu yang membedakan antara poster yang satu dengan yang lainnya.Poster yang dibuat sangat standar dengan foto diri yang berhias senyum di bibir,berpeci ataupun berjilbab.Meski pembuat posternya berlainan namun hasil akhir ternyata tidak menunjukkan adanya keunikan. Namun,poster di sisi pintu gerbang tempat tinggal saya itu membawa semangat lain.Si caleg tidak tersenyum,juga tidak berpeci atau berbaju koko.Si caleg justru memasang tampang dingin dengan sepucuk pistol di tangan.Di sana tertulis "Perang.....!!! korupsi,kemiskinan,kebodohan.Kemudian di bawah tertulis "007".Ya...si calon anggota legislatif dengan no urut 7 ini bergaya bak James BOnd di poster kampanyenya.
Bukan sebuah ide yang orisinil memang.Namun poster ini mengingatkan saya kepada poster-poster kampanye jaman dulu era sebelum multi partai seperti sekarang ini.Poster-poster kampanye masa lalu jauh lebih menggelitik dan memaksa senyum sedikit tersungging di bibir dengan tulisan-tulisan yang lebih "cerdas" dan menggelitik urat .Sementara poster-poster kampanye sekarang tampil terlalu "serius",monoton,tanpa nuansa dan nyaris seragam antara poster kampanye yang satu dengan yang lainnya. Barangkali,si pemilik poster belum tentu akan terpilih dan melenggang ke Senayan.Namun setidaknya poster yang dipasangnya sedikit banyak mampu membuat orang tersenyum.Mungkin hari ini dan seterusnya,makin banyak orang yang lewat depan pintu gerbang tempat tinggal saya akan menoleh dan tersenyum memandang poster besar ini.
|



