You are here >
Fri 12 Mar 2010
Telanjang itu menggiurkan........... Print E-mail
User Rating: / 8
PoorBest 
Sunday, 10 February 2008 04:43
Manusia diturunkan ke bumi dalam keadaan telanjang.Tentunya Tuhan tidak serta merta menurunkan manusia ke muka bumi dan langsung menguasai teknologi pembuatan pakaian.Seperti juga yang dialami nenek moyang kita Adam dan Hawa seperti yang dikisahkan dalam kitab-kitab suci.

Namun,entah sejak kapan dimulai laki-laki menyukai ketelanjangan lawan jenisnya.Apakah ketika di era manusia belum berpakaian ,ketelanjangan lawan jenis juga merupakan sesuatu hal yang menarik?Konon bagi laki-laki Suku Dani di Papua sana,yang cara berpakaiannya tidak seperti masyarakat di belahan lain Indonesia,sex appeal perempuan justru terletak di punggungnya.

Saya tulis laki-laki karena saya ragu apakah perempuan juga menyukai ketelanjangan laki-laki secara frontal?Seorang anggota perempuan forum Kapanlagi pernah menulis bahwa dia menyukai gambar-gambar laki-laki kekar dengan dada bidang dan sedikit berotot.Dia membayangkan sungguh nyaman tidur di dalam pelukan laki-laki kekar itu.”Namun saya menjadi ilfil ketika gambar berikut menampilkan laki-laki dalam keadaan telanjang utuh dengan benda tergantung di bawahnya”,demikian perempuan itu menulis.

Dalam kisah-kisah karya masa lalu,ketelanjangan dimasukkan dalam unsur cerita.Dalam Mahabarata bagaimana Dewi Drupadi bersumpah akan mandi keramas dengan darah Dursasana karena sang Dursasana pernah menyingkapkan kain yang dikenakan sang Dewi.Atau juga kisah Ken Arok yang ternganga melihat cahaya yang timbul ketika paha Ken Dedes sedikit tersingkap ketika hendak turun dari kereta kuda.Dan yang fenomemal adalah diorama erotis yang terlukis di Candi Sukuh yang menggambarkan ketelanjangan dan persenggamaan secara vulgar.

Seiring waktu ketertarikan akan ketelanjangan perempuan terpelihara sejak kini.Cara berpakaian mengalami evolusi.Dari tidak berpakaian,mengenakan pakaian secara rapat hingga kemudian mode menelurkan sebuah trend yang menonjolkan lekuk indah tubuh perempuan.Sebuah trend mode yang sebenarnya tidak setiap orang pantas mengenakanya karena keindahan dan lekuk tubuh mengaruskan dimensi dan proporsi tertentu yang tidak setiap orang memilikinya.

Di masa kini,dimana kemajuan teknologi sudah sedemikian maju,kesempatan mengkases ketelanjangan perempuan semakin mudah dilakukan.Di pertengahan 1996,ketika internet mengalami booming di Indonesia,warnet-warnet didirikan dengan membuat box khusus bagi penggunanya.Di dalam box khusus itu setiap pengguna bisa mengakses apapun tanpa mesti harus merasa terganggu oleh kehadiran pengunjung lainnya.Dan dapat dipastikan warnet-warnet dengan box khusus tersebut jauh lebih laris dibandingkan dengan warnet yang dibuat dengan terbuka.

Apapun bentuknya begitulah tehnologi dinikmati.Tekhnologi berkaitan dengan gengsi dan kemudahan.Termasuk kemudahan untuk urusan syahwat.Sesekali waktu berjalan-jalanlah di friendster,maka anda akan mendapatkan banyak member-member perempuan metropolitan Jakarta yang berpose sedikit terbuka hingga telanjang disertai ajakan kencan dengan tarif tertentu lengkap dengan no telepon dan alamat kosnya.Tidak perlu malu,karena internet telah membuat sedikit kepercayaan diri untuk sebuah profesi yang tidak masuk hitungan Departemen Tenaga Kerja ini.

Bahkan ketika handphone sudah melebar fungsinya yang tak lagi hanya sekedar sebagai sarana berkomunikasi,maka ketelanjangan perempuan semakinn dekat dengan kita.Ketelanjangan itu semakin personal dan aman berada di saku kita.Tak mengherankan kalau kemudian anak –anak di bawah umur,sungguh egois kita karena orang dewasa dianggap layak mengakses material porno sedangkan anak anak dianggap tidak layak,pun kemudian banyak yang sudah bisa menikmati ketelanjangan perempuan secara lebih gampang.Beberapa hari lalu Pos Kota dalam sebuah headlinenya memberitakan 2 anak pasangan selebritis kita,Maia Estianty dan Dhani Achmad,ketahuan menyimpan gambar-gambar porno di handphonenya.

Teknologi memang bergerak terlampau cepat dan hadir di tengah kita di saat hanya sebagian kecil otang yang benar-benar memerlukannya.Meskipun belum tentu memerlukan teknologi yang ada di dalamnya kita tetap rela menenteng Nokia Communicator yang gede dan harganya menguras kantong demi berlari sejajar tehnologi,meski sebenarnya kita hanya memerlukan hanya untuk sms dan menelepon saja.Atau di sudut kita berkelompok untuk saling bertukar gambar telanjang lewat media bluetooth.Dan gambar-gambar itu bergerak bagai hantu berpindah dari satu handphpone ke handphone lainnya tanpa ada yang bisa mencegah dan mengontrolnya.Barangkali sambil cekikikan kita baru sadar akan kebesaran Tuhan,ketiba lembar demi lembar pakaian itu dibuka dan menampilkan sosok tubuh dalam ukuran simetris dan proporsional yang menggiurkan dan mengguncang syahwat.

Note:

Gambar milik fotosearch 

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.