You are here >
Wed 10 Mar 2010
mBah Kakung dan puasa hari pertama...... Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Saturday, 22 August 2009 12:00

Cita rasa makanan terbentuk tidak hanya dari rasa makanan itu sendiri ketika berada di indra pengecap.Namun citarasa juga melibatkan indra penglihatan.Warna,bentuk dan tekstur turut berpengaruh betapa sebuah makanan berada dalam sebuah estetika penyajian yang mensugesti pikiran bahwa makanan itu enak.Namun sugesti bisa berkembang menjadi liar ketika menjalani ibadah puasa.

Di hari pertama puasa,ketika banyak penghuni tak beraktifitas seperti biasanya,Bagus dhewe-adik Dhenok mata bola-nampak asyik dengan kotak es krim di tangannya.Tak seperti kakaknya,Bagus dhewe belumlah menjalankan ibadah puasa.Usianya memang belumlah genap 4 tahun.Maka ketika penghuni nDalem Kartotinayan yang lain menjalankan ibadah puasa,Bagus Dhewe asyik menikmati es krimnya.Es krim yang bertekstur lembut dengan 3 warna lapisan menyertainya.Lapisan warna coklat,diselingi lapisan putih dan diakhiri dengan lapisan warna pink.Bagus Dhewe nampak sangat menikmati es krimnya.Sendok demi sendok dilahapnya.Meninggalkan lelehan kecoklatan disudut bibirnya.

Sudah terlalu sering,saya melihat Bagus Dhewe melehap es krimnya.Pemandangan yang biasa setiap harinya.Seminggu sekali Bu Lik Rasti pasti membelikan es krim buat Bagus Dhewe yang dibagi dengan Dhenok Mata bola.Namun di hari pertama puasa dengan hembusan udara yang gerah ini membuat sugesti lain di otak saya.Warna coklat,putih dan pink es krim itu terasa sangat segar.Hirupan dan mulut Bagus Dhewe yang berdecap memberi isyarat betapa kelezatan makanan telah lulus dalam pengetesan lidah.Saya menoleh ke arah mBah Kakung.Ternyata mbah kakung pun sedang memperhatikan tingkah Bagus Dhewe.Entah apakah mbah kakung juga "ngeces" melihat es krim itu.

"Es krimnya enak Le...?",tanya Mbah Kakung.
"Enak..nyam..nyam",jawab Bagus Dhewe sambil meleletkan lidahnya.Lelehan es krim makin banyak.Tak hanya di sudut bibirnya,namun baju dan celananya mulai ada bercak bercak es krim.

Beruntung,ketika Dhenok mata bola pulang dari sebelah rumah,ritual Bagus Dhewe makan es krim sudah selesai.Meski masih melihat bercak es krim berantakan di kaos Bagus Dhewe,nampaknya Dhenok mata bola tak tergoda.Tak seperti puasa tahun lalu,agar Dhenok mata bola tak tergoda puasanya,maka ritual makan bagus dhewe mesti tersembunyi diluar penglihatan dhenok mata bola.Meski begitu tetap saja Bagus Dhewe menggoda kakaknya yang sedang puasa.
"Es krimnya enak kak...",kata bagus dhewe.
"Biarin",jawab Dhenok mata bola dengan ketus.

Latihan puasa memang berat bagi anak seusia Dhenok.Seperti yang saya lakukan dulu,latihan puasa sejak kelas 1 SD.Dimulai dengtan puasa bedug,yaitu puasa hanya setengah hari,dimana pada waktu siang hari berbuka puasa untuk kemudian puasa lagi setelahnya.Namun seingat saya,waktu kecil saya dulu sekolah libur pas puasa.Tak banyak aktifitas yang menguras fisik,namun waktu juga berjalan terlampau lamban.

Seperti juga sore harinya di dapur nDalem Kartotinayan.
"Masak apa Mbokdhe..?",tiba-tiba Dhenok mata bola sudah muncul di dapur.
"Masak buat buka puasa nanti',jawab mBokde tulkiyem,"Masih kuat kan nduk puasanya,tinggal sebentar lagi kok".
"Masih...",jawab Dhenok mata bola pelan,"Motong buahnya gede gede ya...?",tiba mata Dhenok mata bola tertuju kepada buah yang dipotong persegi oleh Mbokdhe Tulkiyem.
"Ini untuk buka nanti Nduk...",jawab Mbokdhe Tulkiyem,"kenapa perutnya diikat dengan kain?'.
"Biar nggak perih perutnya,Mbokdhe buat es buah ya...?",
"Heeh"
"Ada buah mangganya nggak...?"
"Ada"
"Ada buah anggurnya enggak..?'
"Ada..pokoknya komplit...
"Nanti esnya dikasih yang banyak ya mbokdhe..biar minumnya seger....,biar cegluk-cegluk..lehernya nggak kering lagi...".
"Iya....ini puasa kok malah lihat makan melulu..nanti batal lho..sono main ke luar....
"Nanti aku dibikin di gelas gede ya Mbokdhe...?',mata Dhenok mata bola membulat.Mbokdhe Tulkiyem menjadi tak tega melihatnya.Sebuah harapan sederhana dari anak kecil yang sedang menjalankan puasa.
"Iya nduk....gendhuk nggak usah khawatir...pokoknya nanti ada hidangan spesial buat gendhuk",jawab mBokdhe Tulkiyem.

Meski melangkah keluar dapur,Dhenok mata bola tak pergi jauh-jauh juga.Semangatnya mungkin sudah jauh berubah.Diluaran cuaca di bulan Agustus ini sungguh tak nyaman untuk bermain.Belum lagi beberapa teman sebayanya banyak yang belum menunaikan ibadah puasa.Melihat cucunya berjalan dengan binar mata sayu,tak urung mBah Kakung tak tega juga.

"Kalau nggak kuat makan aja nduk..",kata mBah Kakung.
"Mbah Kakung juga nggak kuat ya..",
"Kalau mbah kakung ya kuatlah,mbah kakung kan sudah lebih lama menjalaninya...".
"Mbah kakung...Mbokdhe..enak lho bikin buat buka puasanya..."
"Iya nduk..mBokdhe Tulkiyem kan memang juru masak jempolan..."
"Mau ke dapur lagi ah...lihat apa saja yang dimasak mBokdhe".
"Lho......puasa kok bentar-bentar nengokin dapur.....nanti malah batal puasanya....",belum sempat mBah Kakung menuntaskan kalimatnya,Dhenok Mata Bola sudah lari menuju dapur lagi.

Mbah Kakung bergumam,makanan ternyata begitu mensugesti kesabaran orang berpuasa.Jangankan bagi anak-anak kecil,orang dewasa puntak lepas dari hal demikian.Maka sudah menjadi kebiasaan di bulan puasa,bahwa anggaran belanja makanan justru meningkat,padahal frekwensi makan sendiri justru berkurang.

"Man kamu puasa juga...",tanya mBah Kakung yang pada Pakdhe Tukiman yang kebetulan sedang lewat.
"Enggak pak....Gusti Alloh kan maha tahu,saya kerjanya berat,"jawab Pakdhe Tukiman.
"Lha iya..berarti sekarang kamu gak puasa..pantesan kok kelihatan gesit bener jalannya...".
"Saya sudah nahan nafsu sejak lama Pak....sepanjang tahun saya menahan nafsu.....tidak hanya di bulan puasa",jawab Pakdhe Tukiman.

Mbah kakung tak berselera lagi melanjutkan obrolan.Obrolan yang ngeyel dan pada akhirnya memang tak berujung.Mbah Kakung melangkah masuk untuk menantikan buka puasa.

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.